oleh

Disdik Jabar Kelola Aset SMA/SMK

Bandung, jurnalisnews.com

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengimbau kepada seluruh jajaran pengelola pendidikan agar dalam penyerahan aset tata kelola sekolah menengah (SMA/SMK) di Jabar, tidak meninggalkan permasalahan. Hal ini dikatakan gubernur terkait dengan peralihan pengelolaan SMA/SMK. Yakni, dalam UU 23 Tahun 2014 pengelolaan sekolah menengah tidak lagi dikelola oleh Kabupaten/Kota, melainkan akan dikelola oleh Provinsi.

Dalam UU tersebut, tertulis peralihan tatakelola SMA/SMK ini setidaknya diberi waktu selama dua tahun semenjak ditetapkan. Namun, Aher berharap Provinsi Jawa Barat sudah merealisasikannya tahun 2016 mendatang.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Tinggi dan Menengah (Dikmenti) Disdik Jabar DR Dodin Rusmin Nuryadin M.Si menargetkan pengelolaan  Aset SMA/SMK di Jawa Barat bisa berjalan maksimal sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan.

Dodin menerangkan, dalam rangka pengelolaan SMA/SMK, saat ini untuk pelimpahan aset sudah selesai, dengan jumlah nilai aset sebesar kurang lebih Rp. 1 triliun. Selain itu, untuk aspek ketenagaan yaitu guru sudah terdata jumlahnya mencapai 28.000 orang.

Selanjutnya perihal anggaran, Dodin menuturkan, dari alokasi anggaran di Dinas Pendidikan Proinsi Jabar sebesar Rp.3 triliun, maka 9 persen dialokasikan untuk mendukung program pendidikan menengah termasuk didalamnya untuk alih kelolaa SMA/SMK.

Melansir laman Pemprov Jabar, upaya untuk mendukung terlaksananya alih kelola SMA/SMK itu, diantaranya pembangunan 4.000 Ruang Kelas Baru (RKB), Program lain yang disiapkan, yaitu layanan pendidikan jarak jauh,  dengan tujuan untuk mempermudah layanan pendidikan di daerah jauh.

Terkait dengan masalah sarana dan prasarana inilah, kata Dodin, penyelesaian terbilang berat. Karena yang menyangkut aset aset di daerah masih ada saja permasalahan-permasalahan yang timbul. Mengenai desain PPDB provinsi, dia berharap, mudah-mudahan Maret ini selesai.’’Berkat bantuan dari semua pihak, kerja keras, tepat dan cepat, kita optimistis apa yang diharapkan bisa terwujud,” tegasnya (Bar/Yud)

Komentar

TERBARU