oleh

Kantin Kejujuran SMAN 4 Bandung Simbol Antikorupsi

Bandung, Jurnalisnews.com

Memberantas korupsi bisa dilakukan sejak dini, salah satunya dengan menanamkan sikap jujur pada diri siswa melalui kantin kejujuran di sekolah. Seperti kantin kejujuran SMAN 4 Bandung yang merupakan kerja sama antara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dengan Pemkot Bandung.

“Kantin kejujuran menjadi upaya preventif untuk menanamkan kejujuran dan moral supaya siswa punya karakter jujur dan mengembangkan sikap antikorupsi sejak dini, sehingga tidak menggunakan yang bukan haknya,” ujar Kepala Sekolah SMAN 4 Bandung Andang Segara baru-baru ini.

Lanjut Andang, Selain tindakan represif dalam pemberantasan korupsi, aksi preventif juga diperlukan, tapi untuk mewujudkannya peran serta masyarakat juga dibutuhkan termasuk dari tingkat pelajar.

Kantin kejujuran diharapkan mampu menciptakan kesadaran hukum yang baik. Dengan membeli di kantin kejujuran, mereka harus melayani sendiri, membayar, dan mengambil kembalian sendiri, lalu mencatatnya dalam jurnal. “Dengan cara seperti ini nantinya akan muncul rasa tanggung jawab pada diri sendiri, masyarakat,dan Tuhanyang selalu mengawasi,”ucap Andang.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, kantin kejujuran bisa menjadi simbol sikap mental tangguh dan tahan godaan korupsi.“Kantin kejujuran ini melengkapi fasilitas pemberantasan korupsi,namun dengan cara yang berbeda, kesadaran antikorupsi harus ditanamkan secara terus menerus,”ujarnya. Dengan diresmikannya kantin kejujuran di SMAN 4 Bandung , dia berharap akan memiliki efek positif yang meluas, menjadikan kejujuran sebagai budaya dan identitas tidak hanya pada warga sekolah,tapi juga masyarakat Kota Bandung, serta rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana, saat ini ada 30 kantin kejujuran yang tersebar di berbagai tingkatan pendidikan di Kota Bandung.Dari jumlah tersebut ada beberapa yang mengalami kemajuan, bahkan terlihat adanya perkembangan kejujuran siswa.Itu artinya setiap siswa membayar sesuai dengan harga barang yang mereka ambil. (Wir/Bar)

 

Komentar

TERBARU